Tak Sekedar Bicara Bisnis…
Random header image... Refresh for more!

Jangan Pernah Menyerah

Berapa kali Anda gagal dan ditolak konsumen? Sekali? Lima kali? Sepuluh Kali? Atau seratus kali? Tak penting berapa kali Anda gagal dan ditolak. Yang lebih penting adalah bagaimana Anda menyikapinya lalu bangkit dari kegagalan!

Seorang anak buruh wanita yang bekerja di ladang Paman Darby berjalan masuk dan berdiri dekat pintu penggilingan gandum di mana tuan tanah itu sedang bekerja.

“Mau apa kau?” tanya Sang Paman dengan kasar.

Dengan takut-takut si anak itu menjawab, “Ibu bilang ia sangat membutuhkan uang seribu rupiah.”

“Aku tidak akan memberikannya!” jawab Paman Darby tegas. “Sekarang pulanglah dan katakan itu pada ibumu.”

“Ya, Tuan,” jawab si anak. Tetapi dia tak bergerak.

Paman Darby melanjutkan pekerjaannya, begitu sibuk sehingga ia tidak memperhatikan bahwa anak itu belum beranjak dari tempatnya. Ketika ia mengangkat kepala lagi dan melihat si anak masih berdiri di situ, Paman Darby berteriak, “Aku bilang pulang kau! Pergi! Kalau tidak kucambuk kau nanti!”

Gadis cilik itu hanya berkata, “Ya, Tuan.”

Tetapi lagi-lagi dia tak beranjak.

Tuan tanah itu menjatuhkan sekarung gandum yang akan dituangkan ke penggilingan, mengangkat sebatang tongkat dan mendekati anak kecil itu dengan air muka yang menunjukkan tanda bencana. Ia memang seorang pemberang.

Ketika Paman Darby sampai ke dekat anak itu berdiri, si gadis kecil dengan cepat maju selangkah ke depan, menatap tajam mata Paman Darby dan berteriak sekeras-kerasnya dengan suara melengking, “Ibu harus mendapatkan uang seribu rupiah!”

Paman Darby berhenti, melirik gadis cilik itu sesaat, kemudian perlahan-lahan meletakkan tongkat di lantai. Tangannya dimasukkan ke dalam saku, dikeluarkannya uang seribu rupiah dan diangsurkannya ke anak kecil itu.

Si anak mengambil uang itu dan perlahan-lahan berjalan menuju pintu, tanpa melepaskan pandangannya dari pria dewasa yang telah “ditaklukkannya”. Sorot matanya penuh kemenangan!*

Gadis kecil pemberani, gigih, pantang menyerah, dan tak pernah berputus asa. Tekadnya kuat dan tak mau pulang dengan tangan hampa walau ancaman di depan mata.

Mitra bisnis online, seharusnya kita memiliki jiwa seperti anak kecil itu. Pantang berputus asa dan berani mengambil resiko. Tak peduli berapa kali kita gagal dalam bisnis. Jangan hiraukan berapa kali kita ditolak oleh konsumen. Sikapilah itu semua secara bijaksana. Balajarlah dari sebuah kegagalan. Lantas bangkitlah dengan tekad bulat dan strategi baru.

Sekali lagi, jangan pernah menyerah! Niscaya kesuksesan tinggal menunggu waktu.

Salam Untung Nyata!

_____________________

* Sebuah kisah inspiratif yang ditulis Napoleon Hill dan dikutip oleh Andrias Harefa dalam bukunya “Menjual Tanpa Hambatan“.

Foto ilustrasi diambil dari http://studiosatu.files.wordpress.com/2008/05/klan-koran-alt.jpg

Artikel terkait :
  1. Indahnya Rivalitas
  2. Pindahan Rumah
  3. Utang Oh Utang…
  4. Orang Bijak Taat Pajak
  5. That’s What Friends are For…

36 komentar

1 pasutrisatu { 04/02/10 at 6:54 am }

ayo jangan menyerah semua hal yang terlihat bisa dipelajari, tinggal mau apa tidak:hihi:
pasutrisatu´s last blog ..Miss Komunikasi My ComLuv Profile

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@pasutrisatu, bener mas tinggal kegigihan kita untuk mempelajarinya.
Budhi Kusuma Wardhana´s last blog ..Facebook Dijebol! My ComLuv Profile

[Reply]

2 Khalid Abdullah { 04/02/10 at 8:48 am }

keduaxxxxx !!!!

mengamankan dahulu lah…

[Reply]

Khalid Abdullah Reply:

@Khalid Abdullah, Mangstep mas …… saya kira pas baca mau dicambuk, bakal sampe berdarah-darah gitu……

untung nyata,eh salah,untuuuung aja gak jadi dicambuk sama tuch paman !

ngobrol-ngobrol, kita kadang meluapakan bahwa saaat kita masih kecil, kita lebih tegas, dan gigih ya mas…:hihi:

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@Khalid Abdullah, mungkin waktu kecil kita memang tak dibebani berbagai macam pikiran, rasa sungkan, atau ketakutan. Jadi kesannya lebih gigih dan berani.:sip:

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@Khalid Abdullah, tenang mas sudah diamankan kok :hihi:

[Reply]

3 fadly muin { 04/02/10 at 9:04 am }

anak kecil itu galak juga yah…
harus belajar lagi dari semangat dan kekuatan layaknya anak kecil yang hanya punya satu tujuan di ingatannya
fadly muin´s last blog ..Internet Dalam Genggaman, Sudah Maksimalkah? My ComLuv Profile

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@fadly muin, fokus…fokus…fokus…

[Reply]

4 Vidzas Erdien { 04/02/10 at 10:50 am }

Setuju!!! Harusnya memang seperti itu MAs!
amun, banyak di antara para pemula di bisnis online “Patah Semangat” Ketika apa yang dicobanya untuk meraih “UntungNyata”-minjem slogan Mas- ternyata tak kunjung diraihnya

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@Vidzas Erdien, kumpul dengan orang pandai bakal bertambah ilmu, kumpul dengan orang yang gigih pasti ketularan kegigihannya. Lingkungan ikut membentuk pribadi kita mas!

[Reply]

Vidzas Erdien Reply:

@Budhi Kusuma Wardhana, Artinya, sekarang saya juga dah brada di lingkungan yang benar, kan? :sip:
Vidzas Erdien´s last blog ..Rusiah Cai Duwegan My ComLuv Profile

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@Vidzas Erdien, mudah-mudahan!:sip:

[Reply]

5 suarakelana { 04/02/10 at 10:54 am }

cerita sederhana tapi memiliki daya gugah tinggi…..:sip:
suarakelana´s last blog ..Mimpi Manusia dan Alam My ComLuv Profile

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@suarakelana, belajar dari sebuah kesederhanaan mas:sip:

[Reply]

6 arkum { 04/02/10 at 3:58 pm }

Cerita anak kecil diatas ckp menginsprasi sy ms.Pantang menyerah adlh bntk mentalitas yg kuat dr diri seseorg.smoga sy bs jd sekuat sikecil td

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@arkum, Ayo mas. Pasti bisa!

[Reply]

7 Arief Rizky Ramadhan { 04/02/10 at 9:09 pm }

anak kecil itu membuat sebuah tusukan panah ke hati bapak tersebut sehingga hati bapak tersebut tertusuk oleh panah dan membuat hatinya kalah oleh kegigihan anak kecil itu… :sip:

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@Arief Rizky Ramadhan, perumpamaan yang bagus!
Budhi Kusuma Wardhana´s last blog ..Jangan Pernah Menyerah My ComLuv Profile

[Reply]

Arief Rizky Ramadhan Reply:

@Budhi Kusuma Wardhana, hehehe terima kasih… :sip:

[Reply]

8 Umar Puja Kesuma { 05/02/10 at 1:48 am }

Anak kecil yg nekad, hehe…
Tidak ad kata brhenti, tadak ada kata menyerah..yg ad hanya kata “SUKSESW

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@Umar Puja Kesuma, betul mas. Semangat yang luar biasa!
Budhi Kusuma Wardhana´s last blog ..Jangan Pernah Menyerah My ComLuv Profile

[Reply]

9 candradot.com { 05/02/10 at 11:54 am }

kek judul lagu ya mas, ” jangan meyerah”
candradot.com´s last blog ..Belajar Melayani Pelanggan Bisa dari Satpam Bank My ComLuv Profile

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@candradot.com, mungkin inspirasinya dari D’Masiv mas.:sip:
Budhi Kusuma Wardhana´s last blog ..Facebook Dijebol! My ComLuv Profile

[Reply]

10 Agus Siswoyo { 05/02/10 at 3:58 pm }

Pantang pulang sebelum api padam. Banyak yang langsung KO setelah penolakan pertama, padahal tinggal selangkah lagi tercapai ke sasaran.

Picturenya keren euy, jadi ingat masa kecil saya…
:ngakak:
Agus Siswoyo´s last blog ..Ingat Sang Super Duper Blogger My ComLuv Profile

[Reply]

Udin Hamd Reply:

@Agus Siswoyo,
“Pantang pulang sebelum api padam”
itu ma slogan petugas Pmk mas.
Wkwkwkwkwkkk

[Reply]

IwanKus Reply:

@Udin Hamd, kalo kondangan …
pantang pulang sebelum dapat makan ya mas hihihi…

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@IwanKus, hush jangan bikin malu mas …:hihi::hihi:
Budhi Kusuma Wardhana´s last blog ..Jangan Pernah Menyerah My ComLuv Profile

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@Udin Hamd, petugas firefighter ya mas hehehe…?
Budhi Kusuma Wardhana´s last blog ..Jangan Pernah Menyerah My ComLuv Profile

[Reply]

Udin Hamd Reply:

@Budhi Kusuma Wardhana,
Yupz. Betul betul betul tul.
He. .4x

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@Agus Siswoyo, picture-nya ini iklan di koran KR (kedaulatan Rakyat) mas.:sip:
Budhi Kusuma Wardhana´s last blog ..Jangan Pernah Menyerah My ComLuv Profile

[Reply]

11 ipul.web.id { 06/02/10 at 12:31 am }

harusnya sampai dihajar dulu mas ,baru setelah berdarah2 dan sigadis masih belum mau pergi,barulah sipaman takluk dan memberinya uang 1000 yang dimintanya.lebih dramatis kayaknya mas .hehehe

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@ipul.web.id, wuih mas Ipul ini pasti suka nonton film India. :hihi:Tokoh utamanya pasti dibuat hancur berdarah-darah baru setelah itu bisa menang… Dramatis sih dramatis. Tapi di Amerika hukum perlindungan anak kan ketat banget mas

[Reply]

12 IwanKus { 06/02/10 at 7:10 am }

tuh ceritanya based on true story nggak mas?
luar biasa sekali…

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@IwanKus, tidak ada keterangan apakah cerita ini true story atau tidak. Tapi kalau melihat background pengarangnya, Napoleon Hill, adalah pengarang Amerika yang merupakan salah satu produser yang membuat literatur yang berisikan personal success. Jadi cerita di atas adalah bagian ilustrasi penyemangatnya…
Budhi Kusuma Wardhana´s last blog ..Jangan Pernah Menyerah My ComLuv Profile

[Reply]

13 GIN-Blogger { 14/03/10 at 12:14 am }

Napoleon Hill – Think And Grow Rich – Discovered secrets that “scared him” – However, some secrets have been intentionally left out. Finally, Your Wish Is Your Command reveals them all.

GIN-Blogger
http://global-info-net.com/your-wish-is-your-command-napoleon-hill

[Reply]

14 solusi berpromosi { 25/06/10 at 11:24 pm }

:hihi:
kisah yang inspiratif . trims sharingnya mas …
solusi berpromosi´s last blog ..Nonton Video WordPress 3.0 Tanpa SensorMy ComLuv Profile

[Reply]

Beri Komentar

:hihi: :hiks: :melet: :nangis: :ngakak: :puyeng: :sip: more »

CommentLuv Enabled
[+] kaskus emoticons nartzco