Pilih Mana : Inem, Luna Maya, atau Miyabi?
Dijamin Anda langsung tertarik dengan judul di atas. Dan saya berani bertaruh kaum lelaki bakal langsung membayangkan kecantikan, kemolekan, dan keseksian dua nama terakhir. Apalagi dengan nama perempuan yang terakhir. Tentu saja. Karena aksi film artis Jepang itu bakalan membuat para penonton pria menahan nafas dan menelan ludah. Gleg!
Tapi saya tidak sedang membahas kecantikan perempuan-perempuan itu. Ya, karena blog ini adalah media pembelajaran bisnis online. Bukan blog kecantikan. Atau kabar selebritis. Apalagi situs triple-X!
Yang ingin saya bicarakan di sini adalah salah satu faktor penting dari suatu produk bisnis online, yaitu TESTIMONIAL.
Joko Susilo dalam E-Book Formula Bisnis-nya menyebutkan bahwa kata kepuasan alias testimonial bakal membangun kepercayaan terhadap produk Anda yang lantas memicu hasrat untuk membeli. Lebih banyak kata kepuasan dari para pelanggan Anda, maka akan lebih banyak penjualan yang dihasilkan.
Lalu apa hubungan antara testimonial dengan ketiga perempuan yang saya tulis di judul atas?
Oke, pertama saya ingin membahas hubungan antara Inem dan testimonial. Kata kepuasan biasanya dilontarkan oleh para konsumen kita yang nota bene adalah masyarakat umum. Inem adalah sosok yang mewakili kelompok orang biasa.
Kenapa harus Inem? Tentu saja Anda pernah melihat Film Inem Pelayan Seksi. Inem disini mewakili stereotipe masyarakat biasa yang mau berjuang dan bekerja hingga akhirnya menjadi nyonya kaya.
Nah, tetimonial itu setidaknya menampilkan tokoh-tokoh seperti Inem yang merupakan orang-orang biasa dan cenderung berkekurangan alias gagal. Tapi setelah menggunakan produk Anda, mereka bisa menggapai keinginan mereka. Entah itu menjadi kaya, sukses, cantik, tampan, puas, atau sehat. Testimonial itu seperti di bawah ini.

Namun, kadangkala sosok-sosok ‘manusia biasa’ seperti figur Inem tidak terlalu mendongkrak penjualan. Sering masyarakat kita tidak terlalu mempercayai kata-kata orang-orang biasa. Entah kenapa, seringkali mereka lebih mempercayai omongan para public figur, celebritis, atau orang-orang yang dianggap ‘luar biasa’.
Ini alasannya kenapa iklan-iklan di televisi dijejali para model, artis, dan selebritis. Nah, disinilah figur Luna Maya sebagai kelompok manusia ‘luar biasa’ alias para public figur dan selebritis berperan.
Testimonial mereka dipercaya mampu memberikan kontribusi penjualan yang luar biasa. Karenanya, jika Anda ingin membuat laku produk Anda, cobalah meminta para publik figur dan selebritis memberikan komentar positif. Pasti ini akan mendongkrak angka penjualan seperti contoh di bawah ini.

Nah, kelompok terakhir adalah kelompok yang mewakili testimoni dari para tokoh-tokoh bermasalah. Siapa sih yang tak kenal Miyabi? Bintang film biru Jepang yang ditolak datang oleh MUI lantaran terlanjur jadi ikon pornografi.
Tokoh kontroversi di sini adalah orang-orang terkenal yang sering dianggap sebagai public enemy oleh sebagian kalangan.
This is just my idea. Jika Anda menjual produk bisnis yang sedikit ‘nyrempet-nyrempet’, kenapa tidak sekalian mencari testimonial dari para figur yang juga ‘nyrempet-nyrempet’. Misalnya, Miyabi alias Maria Ozawa yang memberikan testimoni untuk produk obat kuat atau solusi lelaki yang Anda jual. Dijamin banyak orang akan membeli karena testimoni Miyabi tentu lebih dipercaya. Hehehe…
Atau jika Anda ingin menjual informasi cara membuat senjata, dinamit, atau alat tempur, ada baiknya Anda meminta testimoni juga dari para gembong teroris dan kawan-kawannya. Saya jamin produk informasi Anda itu akan laku keras! Wah, kalau yang terakhir ini saya tidak berani komentar banyak. Bisa-bisa saya diciduk Densus 88!
Akhir kata, apapun produk bisnis Anda, sebaiknya Anda mengadopsi testimoni dari kelompok masyarakat yang diwakili oleh Inem dan Luna Maya. Tapi jika Anda ingin coba-coba menambahkan testimoni dari kelompok Miyabi, ya silakan. Tentu saja resikonya harus dipertimbangkan.
Artikel terkait :


12 komentar
mas… akismetnya belum di aktifin ya….?
[Reply]
Budhi Kusuma Wardhana Reply:
October 16th, 2009 at 12:09 pm
@Candradot: Iya nih, untung gak banyak yang spam blog saya. Masih baru sih.
Tks mas diingetin.
[Reply]
di blog saya udah pernah saya bahas mas,,,
mudah2an bisa membantu
[Reply]
Budhi Kusuma Wardhana Reply:
October 17th, 2009 at 10:34 pm
@Candradot.com: thanks infonya mas.
[Reply]
gimana akismetnay mas bisa…?
[Reply]
Budhi Kusuma Wardhana Reply:
October 18th, 2009 at 3:53 pm
aktifin sih sudah. Kayaknya berhasil tuh.
[Reply]
Ide tulisannya bagus juga mas adi.
[Reply]
Sungguh terlalu. Tapi, itu sah-sah saja. Semuanya itu diatur oleh paradigma masing-masing pelaku yang tentu saja mengacu pada apa yang ia harapkan.
Ketiga tokoh yang anda sebutkan, memliki karakter yang berbeda.
Khusus mengenai promosi, hal terpenting adalah membangun branding dimata konsumen dengan mengutamakan hubungan. Bila hal ini terjalin, maka everything is alright.
[Reply]
Budhi Kusuma Wardhana Reply:
October 19th, 2009 at 9:53 pm
@negeri hijau : Terima kasih atas komentarnya. Ketiga tokoh itu memang mewakili karakter dari masing-masing kelompok yang memberikan testimonial.
[Reply]
ga mudah mendapatkan testimonial dari orang ternama..tapi itu bisa didapatkan jika anda TAHU caranya
[Reply]
Budhi Kusuma Wardhana Reply:
October 22nd, 2009 at 8:07 pm
@aditya permana : share mas caranya…
[Reply]
[...] artikel pada blog ini, pasti Anda pernah membaca tulisan saya tentang Luna Maya. Jika belum, coba klik link ini dan baca [...]
Beri Komentar