Tak Sekedar Bicara Bisnis…
Random header image... Refresh for more!

Tertipu Produk Online Bodong, Kecian Deh Lo…!!!

kecewaJudul ini bukan sedang mengolok-olok Anda yang lagi sedih lantaran tertipu produk bisnis online bodong yang kini bagaikan jamur di musim hujan. Justru barangkali saya sedang menertawakan diri sendiri yang pernah mengalami hal serupa. Alih-alih bermimpi kaya dengan membeli e-book panduan dapat duit gratis di internet, namun yang didapat justru ebook sampah tak berguna.

Duh, sakitnya!!!

Pada posting terdahulu, saya menulis bagaimana pentingnya membuat headline sales letter yang membius, menggelitik, dan menancap di benak calon pembeli. Tapi, sebagai insan wirausaha, kita tetap harus memperhatikan nilai kejujuran dan etika bisnis.

Meskipun sales letter dibuat menggoda, tapi informasinya haruslah jujur. Tidak bombastis dan berlebih-lebihan. Juga tidak melakukan pembohongan publik. Dan senantiasa berada dalam koridor etika dan hukum positif.

Coba Anda membaca headline sales letter berikut ini.

…Trik Rahasia Mengambil Uang di ATM Tanpa Mengurangi Saldo Awal…

atm

Wow, apa benar? Kita pasti benar-benar dibuat tertarik dan penasaran membacanya. Tapi, jika kita perhatikan secara seksama, kalimat di atas adalah bohong belaka. Kenapa? Bayangkan, jika kita mengambil uang di ATM tanpa mengurangi saldo awalnya, lalu dari mana uang itu berasal?

Waktu pertama kali membaca headline itu, saya tertawa keras-keras. Sepuluh tahun saya bekerja sebagi staf Teknologi informasi di sebuah bank nasional yang kebetulan mengurusi sistem core banking, seperti tabungan, giro, deposito, pinjaman, transaksi ATM, phone banking, dan transaksi Internet banking, belum pernah sekalipun saya mendengar ada orang atau nasabah yang sanggup melakukan seperti itu. Kecuali jika program komputer perbankan itu sedang error dan hal itu hampir tidak pernah terjadi.

Jelas headline tersebut bohong belaka! Dan sebaiknya sales letter seperti ini tidak perlu ditanggapi lebih lanjut.

Internet memang menjadi sebuah dunia maya yang penuh pernak-pernik. Di sana segala hal bisa berpadu. Sulit dibedakan antara kebaikan dan keburukan, juga kejahatan dan kebajikan. Informasi yang benar bisa menjadi salah, dan yang salah pun bisa menjadi seolah-olah benar.

Saya jadi teringat dengan sebuah peristiwa pada sesi blogpreneursip di Pesta Blogger 2009. Saat itu muncul seorang pria lugu yang tiba-tiba bertanya kepada para pembicara. “Maaf Pak Nukman (maksudnya Nukman Luthfie yang saat itu menjadi moderator sekaligus pembicara), saya ingin sekali bertanya, apakah memang ada cara cepat untuk menjadi kaya lewat internet? Sebab, saya sudah banyak sekali membeli ebook cara menjadi kaya, tapi ternyata kok saya nggak kaya-kaya?

Mendengar pertanyaan yang terdengar memelas itu, Nukman langsung bertanya, “Di mana rumah kamu?”

“Bogor, Pak,” jawab sang penanya.

Lantas Nukman Luthfie berkata kepada audiens,”Nah, buat kalian yang ada di Bogor, tolong kalian bantu dan nasehati dia ya…” Selanjutnya beliau melanjutkan sebuah penjelasan yang intinya bahwa internet itu tidak bisa mengubah seseorang menjadi kaya mendadak. “Kalau mau kaya ya harus berusaha dan bekerja!”

Mitra bisnis online, mungkin di antara kita ada yang pernah bernasib serupa dengan pria tersebut. Barangkali kita juga pernah bermimpi untuk segera kaya melalui bisnis internet dengan hanya ongkang-ongkang kaki. Sebaiknya segera sudahi mimpi seperti itu. Bekerjalah lebih keras dan cerdas untuk masa depan yang lebih baik. Belajarlah dari kebodohan dan kegagalan kita di masa lalu. Ingat, keledai saja tidak akan jatuh di lubang yang sama.

Bukankah kita jauh lebih cerdas dari keledai?

Artikel terkait :
  1. Indahnya Rivalitas
  2. Pindahan Rumah
  3. Utang Oh Utang…
  4. Jangan Pernah Menyerah
  5. That’s What Friends are For…

24 komentar

1 andriristiawan { 19/11/09 at 2:48 am }

iya kita lebih cerdas dari keledai… JAUHHHHHHHHHH lebih cerdas…

ngga akan termakan sales letter yang ngga jelas kepemilikannya dan reputasinya juga remang2

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@andriristiawan: jangan menyerah kawan! biarlah jatuh sekali untuk ribuan langkah ke depan. Salam sukses.

[Reply]

2 candradot.com { 20/11/09 at 1:58 am }

kalo sampe percaya sama sales letternya ya bego aja mas,
secara logika aja
ya gak mungkin ambil duit di ATM tanpa mengurangi saldo

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@candradot.com: betul mas. aku juga bingung logikanya di mana ya?

[Reply]

3 mashengky.com { 20/11/09 at 8:03 am }

sales letternya formula bisnis juga banyak menipu tuh.. makanya copot banner forbis sekarang wkwkwkw…

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@mashengky.com : wah mas hengky dendam banget sama JS ya? Gara-gara pernah gak dibayar ya Mas? hahaha…

Memang kadang2 sales letter forbis cenderung berlebihan. Tapi, content ebook forbis ini berguna banget buat saya. Jadi saya gak copot banner-nya.

Beda banget dengan contoh di atas. Ebook-nya ternyata berisi bagaimana cara untuk ngebohongin orang lewat mekanisme berantai…

[Reply]

4 Rahadian Info { 21/11/09 at 7:08 am }

Memang lagi booming bisnis online sekarang ini, tapi yang penting bisa2nya kita aja, yang pentingkan kita selalu kerja keras, berusaha dengan cara yang pinter dan tetep berdoa ….

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@Rahadian Info: Sepakat mas!

[Reply]

5 Khalid Abdullah { 22/11/09 at 10:35 am }

hahaha kasian banget dach….. sebenernya saya juga sich pernah…. hahahaha jadi ngetawain diri sedniri juga…

oia mas…kalo produk nich mas… yang udah mas beli dan mas merasa beruntung tuk membelinya, apa aja tuch mas ?

just share mas… ^_^
Otre !

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@Khalid Abdullah: Bagi saya produk yang baik itu adalah yang bisa menyediakan purna jual. Dia mungkin nggak terlalu spektakuler bagus idenya. Tapi yang jelas adalah diberikan fasilitas atau media bagi pembeli untuk bertanya dan mengeksplorasi lebih lanjut. Produk seperti Forbis dan Uang Panas cukup lumayan. Si pembuat sudah memberikan layanan akses untuk bertanya dan berdiskusi lewat portal. Cuma mungkin kurang efektif. Produk kebun emasnya Om Rully lebih memberikan nilai tambah karena disediakan mekanisme forum tempat berinteraksi dan bertukar ide baik sesama pembeli ataupun antara pembeli dan penjual produk.
Salah satu kendala produk online adalah di sisi harga. Terus terang harga untuk produk online ini jauh lebih mahal dibandingkan produk offline.

[Reply]

6 Khalid Abdullah { 23/11/09 at 4:15 pm }

ooooooooooohhh begitu…..

kalo mungkin mas balik nanya gitu…. hehehe pede banget saya ya?

dari yang saya sudah beli nich :

g-website, panduan dasar wordpressnya dini shanti, uang panas, kerajaan uang,…

yang paling bagus adalah G-website mas… berani taruhan saya tuch produk bagus banget….

intinya sama, bisnis ebook, tapi dijelasin detail langkah2 dan tutorialnya dan tetap ada jasa konsultasi…

selesai share saya mas… ^_^

[Reply]

7 Budhi Kusuma Wardhana { 23/11/09 at 8:39 pm }

@Khalid Abdullah: Wah jadi promosi nih, Mas..

[Reply]

8 arief maulana { 24/11/09 at 7:20 am }

well, bisnis tetaplah bisnis. Meskipun bisnis online terlihat lebih mudah tetap ada proses yang mesti dijalani… nice post pak!

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@arief maulana: thanks kunjungannya mas arief. Orang kita memang cenderung ingin instan, jarang mau menjalani dan menghargai proses. Mudah-mudahan artikel ini mencerahkan.

[Reply]

9 Gilang Ramadhan { 25/11/09 at 6:51 pm }

Coba kalo para pemula yang baru terjun ke bisnis online membaca postingan ini. Biar ngga kemakan sales letter yang menggoda itu lagi tuh…

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@Gilang Ramadhan: Tul mas! Jangan sampai kemakan tuh.

[Reply]

10 dafiDRiau { 28/11/09 at 5:31 pm }

Saya sependapat dg mas Luthfie, apapun usaha kita bisnis Offline/Online tetap harus bekerja keras. Namun klo di Bisnis Online harus memeras Otak.

[Reply]

11 Alfred { 29/11/09 at 12:11 am }

halo mas budhi …salam hangat…^_^
WELL, semua kesuksesan perlu proses.jadi ga mungkin sim salabim duer langsung dapet 10 M hanya dengan ongkang2 kaki..hehe

mantab sekali mas…^_^

[Reply]

12 dimasraditia { 05/12/09 at 4:10 am }

nah kalau saya sudah keluar puluhan juta krn sering tertipu baik offline online tapi saya tidak merasa rugi,sedih atau apalah, mulanya iya sedih tapi lama2 wowww….tertipu adalah sebuah proses belajar, makanya saya sangat berterimakasih pada mereka2 yang pernah tipu saya…..anda2lah guru2 terbaik saya….

[Reply]

Budhi Kusuma Wardhana Reply:

@dimasraditia: Bagus mas, berpikir positif memang cara terbaik. Terima kasih atas kunjungannya.

[Reply]

13 dimasraditia { 05/12/09 at 11:37 pm }

salam kenal, dan mari bahu membahu demi majunya INDONESIA, tidak ada yang jahat semua orang itu baik

[Reply]

14 liana { 08/12/09 at 5:32 pm }

makasie gan pencerahannya

[Reply]

15 Embong { 20/03/10 at 10:37 am }

Setuju, karena semakin banyaknya bisnis melalui internet membuat kita harus cerdik dan pandai memilih apa yang terbaik dan tentu saja berguna. (saran: jangan menjerumuskan orang)
Embong´s last blog .. My ComLuv Profile

[Reply]

16 Recarga el saldo de tu Movil de forma online con Paypal, tarjeta de crédito o Google Checkout { 03/06/10 at 4:50 pm }

Recarga el saldo de tu Movil de forma online con Paypal, tarjeta de crédito o Google Checkout. De forma online, rápida y segura. Por internet, desde nuestra página web. Entra en nuestra web de recargas: http://recargamovil.co.cc/ Todas las compañias de Telefonía Movil Españolas: Movistar, Vodafone, Orange, Yoigo, Simyo, Masmovil, Euskaltel, Carrefour, Hablaya, Happy Movil, Lebera Movil, Bankinter, Blau, Hits, Jazztel, Mundimovil, Habla fácil, Magic, Orbitel, XL Movil, TalkOut, Vueling Movil

[Reply]

Beri Komentar

:hihi: :hiks: :melet: :nangis: :ngakak: :puyeng: :sip: more »

CommentLuv Enabled
[+] kaskus emoticons nartzco